Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semuanya. Shalom. Om swastiastu. Namo Buddhaya. Salam kebajikan.
Yang kami hormati dan banggakan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto. Yang kami hormati pimpinan dan anggota MPR, DPR, dan BPD RI, pimpinan lembaga negara, para duta besar dan perwakilan negara sahabat, para menteri, kabinet merah putih, pendahulu kami, dan rekan dewan gubernur Bangnesa, Dewan Komer OJK dan LPS, para gubernur, Walikota, dan Bupati, Kepala Daerah, Pimpinan Perbankan, Korporasi, Media Nasional Undangan yang berbahagia.
Selamat datang. Selamat datang di pertemuan tahunan Bangun Esa tahun 2025. Mari bersyukur ke hadirat Allah Tuhan yang maha kuasa atas rahmat-Nya dapat bersilaturahmi dalam acara ini. Kami haturkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang berkenan hadir beserta para undangan sekaligus memberi arahan.
Perkenanlah kami menyampaikan prospek ekonomi dan arah kebijakan Bank Indonesia tahun 2026 yang kami rangkum dalam tema tangguh dan mandiri. Sinergi mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan berdaya tahan.
Bapak Presiden dan hadirin yang kami hormati. Ketidakpastian dunia masih tinggi. Kebijakan proteksionis Amerika Serikat membawa perubahan besar pada lanskap perekonomian dunia. Ketegangan politik berlanjut dan kita belum tahu kapan akan berakhir. Penting untuk eling lan waspodo.
Seperti nasehat Ronggo Warsito. Prospek Ekonomi Global masih meredup pada tahun 2026 dan 27 dengan lima karakteristik. Pertama, kebijakan tarif Amerika Serikat berlanjut, mengakibatkan turunnya perdagangan dunia, meredupnya multilateralisme, bangkitnya bilateral dan regionalisme.
Kedua, pertumbuhan ekonomi dunia melambat, terutama Amerika Serikat dan Tiongkok. Sementara Uni Eropa, India, Indonesia cukup baik. Penurunan inflasi lebih lambat mempersulit kebijakan moneter bank sentral.
Ketiga, tingginya utang pemerintah dan suku bunga di negara maju. Karena defisit fiskal yang terlalu besar berdampak pada tingginya bunga dan beban fiskal di negara-negara berkembang.
Keempat, tingginya kerentanan dan risiko sistem keuangan dunia karena transaksi produk derivatif yang berlipat, terutama HCH fund dengan mesin trading berdampak pada pelarian modal dan tekanan nilai tukar di emerging market.
Kelima, maraknya uang kripto dan stable coin pihak swasta. Belum ada pengaturan dan pengawasan yang jelas. Di sinilah perlunya central bank digital currency.
Kelima, gejolak global tersebut berdampak negatif ke berbagai negara. Indonesia tidak terkecuali. Perlu respon kebijakan yang tepat. Menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan lebih tinggi dan berdaya tahan, tangguh dan mandiri.
Bapak Presiden dan hadirin yang kami hormati. Alhamdulillah kita bersyukur ekonomi nasional berdaya tahan dari rentetan gejolak global. Stabilitas terjaga, pertumbuhan relatif tinggi. Kuncinya hanya satu, sinergi.
Dengan sinergi itu, insyaallah kinerja ekonomi Indonesia tahun 2026 dan 27 akan lebih baik. Pertumbuhan lebih tinggi, konsumsi dan investasi meningkat, ekspor cukup baik di tengah perlambatan ekonomi dunia, inflasi terkendali dalam sasaran.
Konsistensi kebijakan moneter, fiskal, dan sinergi ketahanan pangan nasional. Nilai tukar akan dijaga stabil dengan komitmen tinggi Bank Indonesia juga fundamental yang baik. Stabilitas eksternal terjaga, neraca pembayaran sehat, cadangan devisa cukup, pertumbuhan kredit meningkat, stabilitas sistem keuangan terjaga, ekonomi keuangan digital pesat, e-commerce, digital banking, uang elektronik tumbuh tinggi.
Bapak Presiden dan hadirin yang kami hormati. Ke depan mari kita semakin perkuat sinergi transformasi struktur ekonomi nasional untuk mendorong pertumbuhan lebih tinggi dan berdaya tahan berbasis pada sumber daya alam dan ekonomi kerakyatan. Bersatu kita tangguh dan mandiri.
Sinergi dalam lima area penting. Pertama, memperkuat stabilitas dan mendorong permintaan. Kedua, hilirisasi, industrialisasi dan ekonomi kerakyatan. Ketiga, meningkatkan pembiayaan dan pasar keuangan. Keempat, akselerasi ekonomi keuangan digital nasional. Dan kelima, kerja sama investasi dan perdagangan internasional.
Stabilitas sangat penting bagi negara manapun untuk tumbuh tinggi dan berdaya tahan. Stabilitas yang dinamis. Harga-harga terkendali, rupiah stabil, ekonomi bergerak cepat dan rakyat mendapat manfaat. Itulah Sumitronomis.
Sinergi fiskal moneter semakin diperkuat dalam menjaga stabilitas, stimulus mendorong permintaan, penerbitan SBN oleh pemerintah, pembelian SBN oleh Bank Indonesia di pasar sekunder, juga pengelolaan DH SDA.
Sinergi KSK KSSK menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus implementasi Undang-Undang P2SK mendorong pembiayaan konsolidasi perbankan, pendalaman pasar keuangan, literasi keuangan, dan juga perlindungan konsumen.
Bapak Presiden dan hadirin yang kami hormati. Pertumbuhan tinggi mengharuskan transformasi sektoril. Kebijakan industrial dan struktural ditempuh meningkatkan modal tenaga kerja dan produktivitas.
Kebijakan industrial untuk hilirisasi SDA unggulan dan penguatan industri manufaktur prioritas hilirisasi nikel, tembaga, boksit, timah, tanah jarang, dan lainnya. Industri-industri teknologi, mobil, baterai listrik, petrokimia, semikonduktor, industri padat karya, garmen, sepatu olahraga dan produk lainnya.
Kebijakan industrial perlu disertai kebijakan struktural untuk perbaikan iklim investasi, kecepatan birokrasi, konektivitas infrastruktur, investasi dan perdagangan melalui kawasan ekonomi khusus sebagai pusat-pusat pertumbuhan.
Bapak Presiden dan hadirin yang kami hormati. Program hilirisasi dan industrialisasi memerlukan pembiayaan besar sebagian besar dari danantara dan swasta, perbankan, pasar modal, PMA, PMDN. Sebagian dari APBN dengan batasan defisit fiskal dan fokus untuk program sosial dan ekonomi kerakyatan. Perlu model bisnis yang secara komersial menguntungkan. Dari sisi hukum dan kebijakan, kelayakan proyek, sumber pembiayaan, teknologi dan SDM.
Bank Indonesia akan terus mendukung pembiayaan program hilirisasi dan industrialisasi koordinasi erat dengan KSSK melalui pembelian obligasi berkualitas tinggi dari pasar sekunder, fasilitas lindung nilai hingga sekuritisasi di pasar uang.
Sinergi untuk akselerasi ekonomi digital nasional, infrastruktur, transformasi, inovasi, pemerintahan digital, keamanan siber, perlindungan konsumen. Bank Indonesia akan terus mengakselerasi digenerasi sistem pembayaran dari QRIS hingga digenerasi bansos dan transaksi keuangan daerah.
Efektivitas kerja sama investasi dan perdagangan penting mendukung program hilirisasi dan kebutuhan pembiayaannya. Fokus pada bilateral dan regional. Bank Desa mendukung kerja sama internasional memperluas local currency transaction hingga sistem pembayaran digital antar negara.
Bapak Presiden dan hadirin yang kami hormati. Dengan sinergi kelima kebijakan transformasi ekonomi nasional tersebut, insyaallah Indonesia akan tumbuh lebih tinggi dan berdaya tahan. Stabilitas terjaga, hilirisasi dan industrialisasi dalam Asta Cita akan mendorong pertumbuhan penciptaan lapangan kerja. Demikian pula program sosial dan ekonomi kerakyatan seperti MBG, KDMP, Perumahan Rakyat dan lainnya. Untuk itu kami mohon arahan Bapak Presiden.
Bapak Presiden dan hadirin yang kami hormati. Kami di Bank Desa terus bersinergi erat dengan pemerintah, KSSK dan berbagai pihak mendukung transformasi ekonomi nasional Asta Cita, menjaga stabilitas dari gejolak global, mendorong pertumbuhan lebih tinggi dan berdaya tahan.
Pada tahun 2026, dengan masih tingginya ketidakpastian global, kebijakan moneter tetap pada keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan, pro stability and growth. Sementara empat kebijakan Bank Indonesia lain yaitu makroprudensial, digitalisasi sistem pembayaran, pendalaman pasar uang, serta pengembangan UMKM dan ekonomi keuangan syariah semuanya kami arahkan untuk pertumbuhan pro growth.
Di kebijakan moneter. Pertama, dengan terkendalinya inflasi, kami akan mencermati ruang penurunan suku bunga BI rate lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan. Kedua, stabilisasi nilai tukar rupiah dari gejolak global, intervensi NDF di pasar luar negeri, dan intervensi spot DNDF dan pembelian SBN di pasar sekunder dalam negeri. Ketiga, ekspansi likuiditas moneter pro market untuk efektivitas penurunan suku bunga dan pendalaman pasar uang. Keempat, kecukupan cadangan divisa dijaga. Instrumen penempatan valas DHDA diperluas.
Kebijakan Makroprudensial longgar diperkuat tahun 2026 untuk mendorong kredit perbankan lebih tinggi lagi. Pertama, insentif likuiditas makroprudensial untuk mendorong kredit ke sektor-sektor pemerintah. Jumlah insentif kami naikkan menjadi Rp423 triliun mulai Desember ini.
Kedua, percepatan penurunan suku bunga perbankan, insentif likuiditas bagi bank-bank yang lebih cepat menurunkan suku bunga, koordinasi KSSK untuk mengatasi special rate di perbankan. Ketiga, koordinasi KSSK mendorong permintaan kredit penguatan surveillance sistemik untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.
Di sistem pembayaran digitalisasi terus diakselerasi sesuai blueprint sistem pembayaran Indonesia 2030 mendorong ekonomi keuangan digital nasional dengan semboyan satu nusa, satu bangsa, satu bahasa. Pertama, infrastruktur new BAS yang interkoneksi dengan fast payment industri modernisasi BTJS pusat data transaksi pembayaran.
Kedua, konsolidasi industri dengan klasifikasi perusahaan sistem pembayaran utama dan non utama. Ketiga, inovasi QRIS dengan target 60 juta pengguna dan 45 juta pengguna yang sebagian besar adalah UMKM. Pengembangan pusat inovasi digital nasional berkolaborasi dengan ASPI.
Keempat, perluasan kerja sama QRIS setelah sukses dengan ASEAN, Jepang, dan Tiongkok. Kami merintis kerja sama QRIS Cross Border dengan Korea Selatan, India, dan Saudi Arabia. Kelima, eksperimen penerbitan digital rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran digital yang sah di Indonesia.
Bapak Presiden dan hadirin yang kami hormati. Pendalaman pasar uang dan pasar valas terus kami akselerasi sesuai blueprint pendalaman pasar uang 2030 untuk mendukung pembiayaan perekonomian nasional dengan sasaran transaksi pasar uang naik ke Rp81 triliun per hari pada 2030, transaksi pasar valas naik ke 18,18 miliar dolar per hari pada tahun 2030.
Pertama, peningkatan transaksi repo dan DNDF. Pembentukan struktur suku bunga yang efisien di pasar. Primary dealer terus didorong. Kedua, penguatan pelaku pasar bersama Avuvindo. Pengembangan infrastruktur pasar uang dan Bank Indonesia terintegrasi dengan teknologi terkini. Ketiga, sinergi pembiayaan ekonomi dengan pemerintah KSSK danantara dan asosiasi industri.
Bapak Presiden dan hadirin yang kami hormati. Di bidang kelembagaan, transformasi kebijakan, organisasi, digitalisasi dan SDM kami terus tingkatkan. Digitalisasi melalui integrated digital center Bank Indonesia didukung pusat data dan kapabilitas artificial intelligence dan tentu saja akuntabilitas dengan laporan kinerja kelembagaan kepada Presiden dan DPR juga transparansi publik.
Alhamdulillah dengan transformasi tanpa henti pada tahun 2025 Bank Indonesia mendapatkan 10 penghargaan internasional.
Bapak Presiden dan hadirin yang kami hormati. Saat ini saudara-saudara kita di Sibolga, Loksumaw dan sejumlah daerah lain sedang mendapat musibah bencana alam. Melalui podium, melalui mimbar yang terhormat ini, kami dari Bangga mengajak kita semua untuk memanjatkan doa dan menyisihkan sebagian rezeki kita untuk membantu saudara-saudara kita sebagai bentuk dari solidaritas nasional.
Sebagai penutup, mari kita perkuat sinergi komitmen Bank Indonesia terus bersinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak dengan sinergi insyaallah pertumbuhan lebih tinggi dan berdaya tahan. Semoga Allah Subhanahu wa taala memberkahi negara, bangsa dan kita semua.
Akhirnya kami mohon dengan hormat perkenan Bapak Presiden untuk memberikan arahan tangguh dan mandiri menuju Indonesia emas. Sekian terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.