Perry Warjiyo Yakin Rupiah Menguat hingga Rp16.800 pada 2027, Bongkar Alasan Ekonomi Stabil
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru. Gubernur Bank Indonesia ...
Former Governor, Bank Indonesia
Search every verified Perry Warjiyo interview, podcast appearance, and on-the-record quote — each transcript cross-checked by AI and human review to confirm speaker identity. Perry Warjiyo, Governor of Bank Indonesia, has been actively communicating the central bank's policy stance and economic outlook in several meetings with government officials and the House of Representatives (DPR) during May and June 2026. On June 9, 2026, he announced that Bank Indonesia raised the BI rate by 25 basis points to 5.5%, a move he described as necessary to attract foreign portfolio investment and stabilize the rupiah, stating that the central bank "does not like raising interest rates" but that the adjustment was in line with market mechanisms. He also outlined five additional measures, including increasing the yield on SRBI instruments, providing incentives for swap hedging, reactivating repurchase agreement auctions for bank liquidity, and intensifying foreign exchange operations. Warjiyo emphasized that Indonesia's foreign exchange reserves remain "more than sufficient" to support the rupiah, citing an adequacy ratio above 115%. In his appearances before the DPR's Budget Committee on June 9-10, 2026, Warjiyo projected that the rupiah would strengthen to a range of Rp16,800 to Rp17,500 per US dollar by 2027, attributing this outlook to expectations of improving global economic conditions, strong domestic demand, and government policies such as downstreaming and the establishment of new state-owned enterprises. He also forecast economic growth of 5.1% to 5.9% for 2027, with inflation remaining within the target range of 1.5% to 3.5%. Earlier, on May 18, 2026, during a working meeting with Commission XI of the DPR, Warjiyo faced criticism from lawmakers over the rupiah's continued depreciation. Member Primus Yustisio called for his resignation, while Harris Turino questioned the effectiveness of BI's interventions. Warjiyo responded by thanking them for their input and explaining that BI and the government would formulate a new key performance indicator based on exchange rate stability rather than the exchange rate level, predicting the rupiah would strengthen in July and August to an average of Rp16,200 to Rp16,800 for the full year.
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru. Gubernur Bank Indonesia ...
Kabar penting datang dari Bank Indonesia. Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan optimisme bahwa nilai tukar rupiah akan menguat dalam beberapa tahun ke depan. Dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR dan Menteri Keuangan, Perry memproyeksikan kurs rupiah berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar Amerika Serikat pada tahun 2027. Apa yang membuat Bank Indonesia begitu optimistis? Menurut Perry Warjiyo, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan membaik seiring meredanya ketegangan geopolitik dunia. Selain itu, fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap kuat dan mampu menopang stabilit…
Download the TribunX news app on the Play Store or App Store for a new experience. Download the TribunX news app on the Play Store or App Store for a new experience. TRIBUN-VIDEO.COM - Bank Indonesia Governor Perry Warjiyo is optimistic that the rupiah exchange rate will strengthen again in the coming years. Perry estimates the rupiah exchange rate will be in the range of Rp16,800 to Rp17,500 per US dollar in 2027. Perry made this statement at the House of Representatives Budget Committee (Banggar) meeting with the Indonesian Minister of Finance, Purbaya Yudhi Sadewa, on Tuesday (June 9).…
MetroTV, #DPR #Ekonomi #Fiskal #Moneter #Rupiah ----------------------------------------------------------------------- Follow juga sosmed ...
https://www.kontan.co.id/ Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen pada 9 Juni 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat stabilitas rupiah yang menghadapi tekanan akibat gejolak global dan perang di Timur Tengah. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa pelemahan rupiah lebih besar dari perkiraan sebelumnya sehingga diperlukan kebijakan tambahan untuk menarik kembali investasi asing dan menjaga inflasi tetap terkendali. Selain menaikkan BI-Rate, BI juga meningkatkan imbal hasil SRBI, memberikan insentif bagi investor asing, membuka kemb…
Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5 persen pada Selasa (9/6). Keputusan ini diambil imbas rupiah yang terus terdepresiasi hingga tembus di atas Rp18 ribu per dolar AS. Update video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/@sctv Simak konten Liputan 6 lainnya di / @liputan6_news Perbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik: / @liputan6daerah Liputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputa…
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo optimistis nilai tukar rupiah akan kembali menguat dalam beberapa tahun mendatang. Perry memperkirakan kurs rupiah berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS pada 2027. Pernyataan tersebut disampaikan Perry dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, pada Selasa (9/6). Dalam rapat tersebut, Perry menjelaskan sejumlah faktor yang mendasari keyakinannya terhadap penguatan rupiah. Berita Selengkapnya…
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI untuk membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) serta RKP 2027. Dalam rancangan awal tersebut, pemerintah menunjukkan optimisme besar dengan membidik target pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen untuk tahun anggaran 2027. #KEMPPKF2027 #PertumbuhanEkonomi #MenteriKeuangan #BankIndonesia #RapatBanggarDPR #EkonomiIndonesia #KebijakanFiskal #Berit…
JAKARTA, KOMPASTV - Bank Indonesia Governor Perry Warjiyo emphasized that coordination between the government and Bank Indonesia continues to be strengthened to maintain economic stability. "We emphasize that fiscal and monetary coordination has been very close, how to work together to maintain economic stability and encourage economic growth," Perry said on Saturday (June 6, 2026). He explained that there are two main steps agreed upon by the government and Bank Indonesia to strengthen the stability of the rupiah. The first step is to increase the attractiveness of portfolio investment to…
JAKARTA, KOMPAS.TV - The House of Representatives (DPR) held a meeting with Bank Indonesia and the government at the Nusantara III Building, Parliament Complex, Senayan, Saturday (June 6, 2026). The meeting was chaired by Deputy Speaker of the House of Representatives Sufmi Dasco Ahmad. It was attended by Minister of State Secretary Prasetyo Hadi, Minister of Finance Purbaya Yudhi Sadewa, and Bank Indonesia Governor Perry Warjiyo. "Thank God, today's coordination has resulted in several agreements that will be conveyed by each party, including the monetary and fiscal authorities, as well as…
MERDEKA.COM - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Langkah ini diambil untuk stabilisasi nilai tukar rupiah. Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan berbagai pertimbangan sebelum menaikkan BI Rate tadi. Menurutnya, kondisi ekonomi global dan domestik masuk pertimbangan untuk menaikkan suku bunga. "Berdasarkan berbagai assesment menyeluruh, kondisi ekonomi global, kondisi ekonomi Indonesia dan juga berbagai risiko-risiko yang tadi kami sampaikan, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tang…
Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan berbagai pertimbangan sebelum menaikkan BI Rate tadi. Menurutnya, kondisi ...
“nomor dua adalah menyesuaikan suku bunga. Hari ini kita naikkan lagi 5,5. Kami tidak suka menaikkan suku bunga, tapi untuk bagaimana menarik investasi portofolio asing yang sedang di luar negeri suku bunga naik semuanya.”
“fundamental ekonomi Indonesia itu baik akan mendukung penguatan nilai tukar rupiah. Pertumbuhan ekonomi tinggi, inflasinya rendah, defisit transaksi berjalan juga rendah, imbal hasilnya menarik, terus kemudian cadangan devisa juga lebih dari cukup.”
“Yang kedua mengenai nilai tukar, kami juga memandang 2027 nilai tukar akan menguat. Rupiah kisarannya sama dengan pemerintah, 16.800 sampai 17.500.”
“Kami meyakini juga sejalan dengan pandangan dari pemerintah tahun 2027 akan jauh lebih baik dari tahun 2026 ini. Kisaran kami 5,1 sampai 5,9, tapi kami yakin akan lebih ke batas atas.”
“Menurunkan batasan pembelian dolar di pasar tanpa underlying yang berlaku mulai Juni adalah 25.000 per pelaku per bulan.”
“Kami tidak suka menaikkan suku bunga, tapi untuk bagaimana menarik investasi portfolio asing yang sedang di luar negeri, suku bunga naik semuanya. Jadi penyesuaian sesuai mekanisme pasar.”
Sign in to search the full transcript archive, filter by topic, and access every quote from Perry Warjiyo.
The summary and quote tags on this profile are produced with AI assistance from verified, first-person interview transcripts, then checked by our team to confirm the speaker's identity and the accuracy of every quote. See how we verify →
Pro unlocks every transcript in full, plus unlimited search across every executive and company we cover.
50% off appliedPulling data at scale? The Data API gives you 30,000 transcripts a month over REST, MCP and JSON.
Compare all plans